Sabtu, 24 Maret 2012

Apresiasi Tari Gemcar dari UMS


Apresiasi  Tari Gemcar dari UMS

Tari Gemcar , sebuah pertunjukan tari dari Pgsd UMS yang dimainkan oleh 13 penari yang terdiri dari 5 penari berpakaian warna ungu, 4 orang penari berpakaian hijau, dan 4 orang penari berpakaian putih. Terlihat Tari Gemcar adalah sebuah tari yang bertemakan religius, mengarah ke Islam. Tarian tersebut di iringi dengan music serta bacaan ayat suci Al Qur’an yang mengalun saat pertunjukan tari tersebut berlangsung. Busana yang digunakan dapat terlihat menggunakan busana muslimah yang menutup aurat.Irama musik sebagai pengiring dapat digunakan untuk mengungkapkan maksud dan tujuan yang ingin disampaikan pencipta tari melalui penari. 
Tari Gemcar dapat dinikmati oleh siapa saja, pada waktu kapan saja. Namun untuk mengerti maksud dan tujuan tari tersebut sedikit sulit. Pada  tari Gemcar yang dapat menikmati keindahan tari tersebut secara keseluruhan dari musik sampai gerakan tari hanya yang beragama Islam. Hal ini dikarenakan terdapat lantunan ayat suci Al Qur’an yang hanya dipahami umat muslim saja. Performance  suatu pertunjukan tari dapat dinikmati secara maksimal jika didukung komponen yang lain. Misalnya dari segi  tata busana. Pada tari Gemcar ini tata busana sudah sesuai dengan tema yang diusun, yaitu religious.. Namun jumlah penari antara penari berbusana hijau dan ungu tidak seimbang sehingga terkesan ada kekurangan orang.
Elemen gerak tari meliputi ruang, waktu dan tenaga. Ruang adalah sesuatu yang harus diisi. Ruang dalam tari mencakup aspek gerak yang diungkapkan oleh seorang penari yang membentuk perpindahan gerak tubuh, posisi yang tepat, dan ruang gerak penari itu sendiri. Ruang gerak penari merupakan batas paling jauh yang dapat dijangkau penari. Ruang yang digunakan pada tari Gemcar ini cukup luas sehingga tidak monoton statis ditempat itu saja. Hal ini disebabkan karena para penari sering melakukan perpindahan baik secara kelompok maupun setiap individu itu sendiri
Gerakan – gerakan dalam Tari Gemcar ada yang bertempo cepat dan ada juga yang bertempo lambat. Gerakan yang dilakukan dalam tempo yang cepat dapat memberikan kesan aktif dan menggairahkan yang di dukung dengan penari yang lincah. Sedang gerakan – gerakan dengan tempo lambat cenderung merikan kesan tenang damai dimana dalam tari ini diiringi dengan lantunan ayat suci alqur’an.                                                                                  keindahan gerakan yang mereka tunjukkan cukup bagus. Terdapat variasi gerakan dan perpindahan gerakan satu dan setelahnya bisa tertata dengan rapi dan tidak terlihat begitu jelas. Sehingga tariannya terlihat bisa menyatu. Akan tetapi, jika dilihat dari judul tarian yang diambil yaitu Tari Gembira Ceria, maka tarian yang dibawakan kurang begitu menyatu dengan judulnya. Sebab, gerakan tarian cenderung lembut dan gemulai. Sehingga kurang terlihat ceria dan semangat.

Dilihat dari segi keharmonisan antara lagu dengan gerakan sudah bagus. Akan tetapi, pada bagian awal ketika para penari belum masuk terasa kejenuhan. Terdapat tenggang yang cukup lama antara pembaca al qur’an dengan masuknya penari. Seharusnya jeda yang diberikan antara masuknya pembaca al qur’an dengan penari tidak terlalu lama.
Kekompakan yang ditunjukkan oleh penari cukup baik, hanya saja pada pembawa obor masih kurang. Gerakan memainkan obor yang mereka lakukan masih belum terlihat kompak, gerakan tangan kurang terkoordinasi dengan baik. Kemudian pada bagian awal ketika menit ke lima saat kegiatan berjalan berjajar ke depan juga kurang kompak.
Secara keseluruhan keserasian antara gerakan dengan ketukan lagu sudah cukup teratur. Ada beberapa penari pada saat pertengahan tarian kurang tepat antara gerakan kaki dengan ketukan musik kurang tepat. Sehingga kurang terlihat selaras antara gerakan penari dengan musik yang mengiringi tarian tersebut.
Ekspresi wajah yang ditunjukkan oleh penari kurang begitu terlihat. Padaha tari ini adalah tari Gemcar (Gembira dan ceria),Sehingga maksud dari tarian yang mereka bawakan kurang bisa tersampaikan dengan baik kepada penonton.










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...